Malioboro (Bagian 1)

Malioboro (Bagian 1)

Malioboro sebenarnya merupakan salah satu jalan raya di kota Yogyakarta dan terbentang sejauh 2.5 km. Malioboro juga dianggap sebagai garis bayangan yang menghubungkan tiga tempat di Yogyakarta yang paling sakral dan dihormati, Pantai Paringitis, Keraton Yogyakarta (istana), dan Gunung Merapi.

Malioboro akan disesaki oleh pengunjung baik di siang maupun malam hari. Pada siang hari, malioboro merupakan tujuan belanja paling populer di Yogyakarta. Di kedua sisi Malioboro Street jalan raya ini, anda akan melihat deretan baik toko maupun penjaja yang menjual berbagai jenis koleksi sovenir (tradisional dan modern). Terdapat juga beberapa atraksi untuk pengunjung disempanjang Malioboro. Anda juga akan menemukan barisan becak dan delman (kereta kuda) yang diparkir secara rapi sepanjang trotoar yang menawarkan paket-paket tur keliling kota. Dikarenakan oleh hal tersebut, lalu lintas di jalan Malioboro pada umumnya akan sedikit buruk karena dipenuhi oleh pengunjung yang sibuk berburu sovenir, mengunjungi tempat atraksi di sepanjang jalan, atau bahkan berkeliling jalan menggunakan becak atau delman. Sementara itu pada saat malam hari Malioboro akan berubah menjadi pusat tujuan kuliner jalanan di Yogyakarta.

Hal-hal yang dapat dilakukan:

  • Berbelanja

Di malioboro, anda dapat menemukan banyak sovenir lokal dengan harga terjangkau seperti batik (pakian dengan pola tradisional yang dilukis oleh tangan ataupun di cetak oleh mesin) , blangkon (topi tradisional jawa), keris (pedang tradisional jaw), Wayang dan lain-lain. Disamping suvenir budaya, anda juga dapat berburu oleh-oleh kuliner yang populer seperti bakpia patok dan yangko. Toko paling terkenal di Malioboro adalah Mirota Batik karena toko ini menawarkan koleksi paling lengkap untuk oleh-oleh tradisional maupun kuliner dengan harga terjangkau.

  • Kuliner jalanan

Dimalam hari, kedua sisi trotoar akan dipenuhi dengan jejeran penjaja makanan tradisional. Disini, anda dapat menemukan makanan tradisional Jawa atau pun Indonesia yang paling terkenal seperti gudeg, es dawet, ayam penyer dan bahkan durian. Apa yang membuat pengalaman kuliner menjadi unik ialah karena makanan pinggir jalan tersebut di atur tepat di pinggir jalan dengan gaya lesehan. Ini berarti anda akan menikmati makanan anda sambil duduk diatas tikar dengan meja rendah (seperti yang sering ditemukan di restoran jepang).

Lokasi :

berlokasi jalan Malioboro dan di pusat kota Yogyakarta.

Koordinat GPS : -7.7935099,110.3656956

 

Malioboro (Bagian 2)

Malioboro (Bagian 2)
Pariwisata Malioboro Malioboro Bagian 1

Pada artikel sebelumnya telah diinformasikan tentang informasi umum tentang apa saja yang dapat anda harapkan saat mengunjungi Malioboro. Sekarang, artikel kedua akan lebih fokus pada daya tarik wisatawan yang terletak di jalan raya terkenal yang satu ini.

  1. Keraton Yogyakarta (istana Yogyakarta)

Keraton Yogyakarta baru-baru ini dibudidayakan sebagai baik pusat budaya maupun pemerintahan provinsi Keraton Malioboro, Pariwisata Malioboro Yogyakarta. Keraton telah diklaim sebagai model terbaik arsitektur tradisional Jawa. Hal ini mengingat fakta bahwa setiap detail dan posisi dari masing-masing struktur di komplek keraton telah dibangun berdasarkan nilai-nilai tradisional Jawa. Keseluruhan komplek keratoh telah diselesaikan pada tahun 1790.

Jam Operasional:

Setiap hari (08.30 – 12.30 WIB; Jumat-Sabtu buka sampai jam 11.00 WIB)

  1. Benteng Vredeburg

Benteng ini adalah museum sekaligos obyek wisata wisata yang dibangun selama masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I. Benteng ini pada awalnya didirikan dengan tanah liat yang sangat lembut dan struktur kayu, namun kemudian di transformasi menjadi benteng dengan perlengkapan berat oleh bangsa Belanda untuk mengatasi rasa takut akan pembangunan Keraton di daerah-daerah tertentu. Sekarang anda dapat menemukan berbagai macam peralatan dan senjata dari jaman revolusi dipajang di sekitar benteng. Mengenai musiumnya, anda akan menemukan diorama yang melukiskan kondisi rakyat Indonesia selama jaman penjajahan Belanda. Terdapat juga sebua ruang film yang akan menayangkan film tengang perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan.

Jam operasional :

Tutup pada hari senin; Selasa- Jumat (08.00 Pagi -04.00 Sore)

  1. Pasar tradisional Beringharjo

Nama Beringharjo adalah sebuah kombinasi antara dua kata yaitu ‘bering’ dan ‘harjo’ yang keduanya berarti pohon beringin dan kemakmuran. Jadi, nama Beringharjo dapat diartikan sebagai pohon beringin yang akan memberikan kemakmuran kepada masyarakat. Kombinasi dari kata-kata ini adalah berdasarkan pada sejarah pasar ini yang dulunya merupakan hutan beringin dan telah menjadi pusat kegiatan ekonomi semenjak jaman dulu hingga saat ini.

Dipasar ini anda akan menemukan berbagai jenis batik dengan pola tradisional yang unik, kerajinan tradisional, dan dan makanan yang lezat. Pasar ini terkenal karena rempah-rempahnya yang terdiri dari banyak pilihan yand digunakan sebagai bahan utama untuk membuat jamu (minuman tradisional Indonesia) yang dapat membantu anda menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Istana Maimun – Medan, Sumatra Utara

Istana Maimun – Medan, Sumatra Utara

Istana Maimun merupakan salah satu ikon terkenal dari kota Medan. Ini adalah warisan dari Deli Raya dan dibangun selama pemerintahan Raja Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang merupakan raja ke-9 di kerajaan tersebut. Kerajaan ini dibangun pada tahun 1888. Tempat ini menempati area seluas 2.772 m2 dan memiliki 30 buah kamar. Tempat ini didominasi dengan warna kuning, warna yang mewakili budaya Melayu.

Istana Maimun

Apa yang bisa dilakukan:
  • Menikmati desain arsitektur istana yang menakjubkan. Desain arsitektur istana ini benar-benar unik. Ini adalah kompilasi dari beberapa pengaruh budaya seperti Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, Belanda, dan Melayu. Pengaruh Belanda bisa dilihat dalam desain tinggi serta lebar pintu dan jendela. Beberapa pintu istana juga mencakup patung yang cukup mirip dengan patung yang dari Spanyol. Sementara itu, arcade dibagian atap sangat dipengaruhi oleh pengaruh Islam yang populer di Timur Tengah, India dan Turki selama era tersebut.
  • Mencari tahu sejarah Raja – raja Deli. Ketika Anda mengunjungi Istana Maimun, Anda bisa melihat foto-foto keluarga kerajaan, mebel antik dari era kolonial dan berbagai senjata. Salah satu senjata yang terkenal adalah Meriam Buntung (Amputated Cannon). Ada cerita rakyat yang menjelaskan mengapa meriam ini ada dalam kondisi diamputasi.
  • Pertunjukan musik Tradisional Melayu. Pertunjukan ini biasanya diadakan dua kali dalam setahun sebagai bagian dari perayaan pertemuan antara keluarga besar raja. Selain itu, pertunjukan ini juga diadakan setiap Jumat malam sebagai bagian dari acara budaya keluarga yang dikenal sebagai rawatib.
Lokasi, jam operasional dan biaya masuk:
  • Lokasi: Jl. Brigjen Katamso, Kabupaten Sukaraja (kelurahan), Kecamatan Medan Maimun, Medan, Provinsi Sumatera Utara.
  • Jam operasional: Senin-Minggu, 08:00-17:00 (Ditutup untuk upacara khusus).
  • Biaya Masuk: Rp 10.000, – (sumbangan untuk dana pemeliharaan istana).
Penunjuk Arah (menggunakan mobil / sepeda motor):
  • Dari Bandara Internasional Kuala Namu, pilih kereta api yang akan membawa Anda ke Stasiun Kereta Api Central Medan (Stasiun Pusat Medan) yang terletak di Jl. Stasiun Kereta Api. Dari stasiun kereta api, lurus ke tenggara menuju Jl.Perniagaan Baru selama ± 500 m. Setelah itu, belok kiri ke Jl.M.T. Haryono selama ± 47 m. Kemudian, belok kanan ke Jl. Palangkaraya selama ± 450 m. Terakhir, lurus ke Jl. Brigjen Katamso dan lurus lagi selama ± 750 m menuju ke arah Istana Maimun yang terletak di sebelah kiri Anda. (Sumber dari Google Maps).
  • Perkiraan waktu yang dibutuhkan (dengan tidak ada lalu lintas): perjalanan kereta api (45 menit) + mobil / sepeda motor perjalanan (10 menit) = 55 menit

Pantai Kuta – Badung, Bali

Pantai Kuta – Badung, Bali

Jika kita berbicara tentang pantai-pantai di Bali, Pantai Kuta pasti termasuk di dalam daftar nama-nama pantai. Meskipun banyak kritik dari kedua pengunjung lokal dan internasional karena masalah perkembangannya yang pesat, Pantai Kuta masih sebagai salah satu pilihan favorit wisatawan yang berkunjung ke Bali dan dengan layaknya seperti mahkota sebagai salah satu ikon Bali.

Apa yang bisa dilakukan :

Pantai Kuta menawarkan Anda dengan banyak pilihan apa yang harus dilakukan. Jika Anda kebetulan tinggal di dekatnya, Anda bisa memulai hari Anda dengan melakukan beberapa olahraga ringan seperti berjalan atau jogging di sepanjang garis pantai. Pantai kuta sebagai salah satu pantai dengan garis pantai yang panjang di Bali, Anda bisa menikmati berjalan-jalan atau joging tanpa takut kehabisan jalan. Masih di waktu pagi hari, Anda juga bisa melanjutkan latihan Anda dengan bermain bola voli. Kuta BeachDi sisi utara pantai, lapangan di mana orang bisa gunakan untuk bermain olahraga tertentu.Saat siang hari, Anda bisa memulai aktifitas dengan berjemur, surfing, atau makan siang di salah satu warung atau bahkan beberapa kafe dan restoran di pantai. Jika salah satu dari perjalanan Anda di Bali adalah belajar bagaimana untuk berselancar, Pantai Kuta adalah yang tepat untuk Anda. Di sini, Anda bisa menemukan variasi paket menawarkan kursus selancar, dan paket harga tergantung pada tingkat kesulitannya. Untuk melengkapi hari Anda, Anda hanya bisa duduk-duduk di salah satu kafe lokal atau duduk-duduk di pantai untuk menunggu matahari terbenam . Setelah itu, Anda dapat tetap berada di pantai untuk menikmati pemandangan malam yang menakjubkan di daerah sekitarnya Kuta. Anda tidak harus berhati-hati tentang keamanan sewaktu berada di sekitar pantai pada waktu malam. karena masih ada sejumlah besar orang banyak di sini bahkan di malam hari. Pantai Kuta sebenarnya selalu penuh dengan pengunjung 24 jam selama 7 hari.

Waktu terbaik untuk berkunjung

Berolahraga : Pagi ( karena masih tidak sangat ramai ) Berjemur dan berselancar : Siang – sore ( 12:00-04:00 ) Santai dan menonton matahari terbenam : Sore (4:00 dan seterusnya.)

Petunjuk arah

Pantai Kuta terletak di pusat daerah Kuta, dikelilingi oleh tempat-tempat nongkrong seperti Beachwalk dan Hard Rock Cafe dan Hotel. Dari pantai kuta memerlukan 10 menit berjalan kaki dari Poppies Lane I dan Poppies I, jalan tersebut merupakan surga untuk semua backpackers di Bali. Pantai kuta juga terletak dekat Bandar Udara Internasional Ngurah Rai (15 menit – tanpa ada kemacetan).

Perkiraan waktu yang dibutuhkan (tanpa ada kemacetan) : Dari Ubud : 1 Jam; dari Denpasar 30 menit; dari Nusa Dua 30 menit

Kotagede (Bagian 1)

Kotagede (Bagian 1)

Salah satu alasan penting kenapa Yogyakarta telah menjadi termasyhur sebagai tujuan wisatawan adalah karena warisan budaya Jawa-nya yang kaya yang berhasil diwariskan secara turun temurun. Sampai saat ini, para penduduk Yogyakarta dikenal bangga akan keraton nya dan nilai-nilai tradisional Jawa. Karena hal ini, anda akan menemukan betapa banyaknya nilai-nilai kejawaan yang diterapkan dalam banyak aspek kehidupan lokal seperti makanannya, kerajinannya, bahasa dan lain-lain. Namun, terdapat sebuah tempat yang akan membuat anda dapat ‘berkunjung ke masa lalu’ untuk menyaksikan kota Jawa tua. Tempat bersejarah ini adalah Kotagede.

Kotagede dapat dikategorikan sebagai salah satu kelestarian budaya yang paling terjaga di Indonesia yang telah berhasil menarik banyak wisatawan domestik dan internasional Kotagede, Kota Gede setiap tahunnya. Sekali anda menginjakkan kaki di Kotagede, anda tidak akan kuasa menahan nuansa berserajarahnya yang kuat. Tidak hanya tata kotanya yang telah dilestarikan hingga mirip dengan keadaan aslinya semenjak jaman kuno namun juga anda akan menemukan ratusan bangunan-bangunan tua yang tercatat dari tahun 1700-an – 1930-an. Hal ini mungkin mengingat Kotagede dahulunya merupakan pusat kota kerajaan islam Jawa kuno yang dikenal dengan Mataram. Sebagai hasilnya, anda dapat melihat banyak pengaruh baik Jawa maupun islam pada gaya arsitekturnya pada bangunan-bangunan bersejarah ini. Selagi anda melewati masing-masing struktur ini melalui gang sempit yang telah ada sejak jaman Mataram anda akan menemukan banyak elemen-elemen tradisional dan bahkan cerita-cerita tentang Kotagede lama. Dan apa yang membuatnya menjadi lebih unik adalah bagaiamana bagunan ini tetap dihuni oleh penduduk lokal yang masih menjaga ciri-ciri tradisionalnya. Bahkan terdapat bangunan tua populer yang memadukan gaya arsitektur Jawa dan Eropa yang dikenal dengan Rumah Kalang.

Lokasi:

Kotagede masih merupakan bagian dari Yogyakarta namun terletak kurang lebih 5 kilometer dari pusat kota.

Koordinat GPS : -7.828262,110.39986

 

Cara sampai disana:

Dengan mobil pribadi:

  • Dari bandara Adi Sucipto, lansung menuju pertigaan Janti yang akan membawa anda ke bundaran. Sesampai disana, belok kanan saat anda menghadapi sebuah persimpangan keluarlah dari bundaran. Ikuti terus jalannya sampai anda melihat JEC (Jogja Electronic Centre) dimana anda akan melihat persimpangan lainnya. Di persimpangan ini, harap lurus menuju ke Kotagede.

Dengan bus Trans Joga:

  • Dari bandara Adi Sucipto, ambilah Trans Joga dengan rute 3A dan turun di Tegalgendu atau pemberhentian bus HS-Silver . Perjalanan akan menghabiskan waktu selama kurang lebih 30 menit.

 

Kotagede Bagian 2

Kotagede (Bagian 2)

Kotagede (Bagian 2)
Tempat Wisata Kotagede Kotagede Bagian 1

Artikel kedua tentang Kotagede akan menyoroti beberapa aktifitas populer yang biasanya dilakukan oleh pengunjung saat mampir di kota tua yang satu ini.

Hal-hal yang dapat dilakukan :

  • Menjelajahi bangunan budaya ikonis

Pemberhentian pertama perjalanan anda ke masa lalu di Kotagede ialah komplek pemakaman raja Mataram. Saat tiba di situs ini anda akan disambut oleh gerbang artistik yang dipengaruhi oleh gaya arsiterktur Hindu kuno. Anda juga akan melihat Abdi Dalem (pelayan istana kerajaan Kota Gede, Tempat Wisata Kotagede Jawa) dalam bautan pakaian tradisional Jawa menjaga komplek pemakaman selama 24 jam setiap harinya. Pengunjung komplek ini perlu untuk menyewa pakaian tradisional Jawa sebelum memasuki area pemakaman karena tempat ini sangatlah disakaralkan oleh penduduk lokal. Pemberhentian lainnya di daftar anda ialah pasar tradisional Kotagede yang terletah ±100m dari komplek pemakaman. Pasar ini telah beroprasi semenjak jaman kerajaan kuno sampai saat ini. Bagunan dan lokasi pasar ini masih berdiri kokoh seperti aslinya walaupun telah mengalami beberapa kali renovasi. Hanya di pasar ini anda dapat merasakan pengalaman berbelanja sebagai leluhur kuno rakyat Jawa.

  • Berburu kerajinan dan perhiasan perak

Kotagede tidak hanya dikenal karena nilai-nilai bersejarahnya saja tapi juga karena kerajinan dan perhiasan peraknya. Apa yang membuatnya sangat berbeda dengan lainnya adalah bahwa kerajinan dan perhiasan tersebut dibuat oleh tangan komunitas pengrajin lokal. Ada beberapa metode yang telah terkenal dalam hal pembuatan barang-barang perak yang ditemukan oleh pengrajin lokal dan diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, anda akan melihat setiap produk perak memiliki detail ukiran gaya Jawa yang halus. Anda dapat membeli barang-barang perak di toko-toko kecil atau toko-toko besar dimana mereka juga akan menunjukkan kepada anda proses pembuatan kerajinan perak ini. Jika anda tertarik ingin mencoba membuat kerajinan tangan perak, ada beberapa tempat yang menawarkan jasa pelatihan mulai dari program kursus jagka pendek sampai kursus jangka panjang.

  • Menyicipi kuliner tradisional

Salah satu masakan tradisional ialah sate karang Kotagede. Sate karang Kotagede merupakan sate daging sapi yang manis dengna tiga jenis saus yang dapat dipilih antara lain : saus kacang, saus kecap, atau saus kocor. Hidangan ini akan disajikan bersama dengan minuman tradisional yang dikenal dengan beras kencur (minuman beras manis). Sebagai oleh-oleh kuliner yang populer, jangan lupa untuk membeli beberapa kipo (kue yang dibuat dari tepung beras dengan isian kelapa parut manis) untuk orang-orang yang anda sayangi saat kembali pulang.

Kaliurang (Bagian 1)

Kaliurang (Bagian 1)

Wisata KaliurangBagi kebanyakan orang yang tinggal di Yogyakarta, salah satu tempat terkenal di mana mereka bisa mengistirahatkan diri dari kegiatan kota yang ramai adalah Kaliurang. Tempat ini terletak di lereng Gunung Merapi yang masih merupakan gunung berapi aktif sampai sekarang. Tempat ini terletak pada ketinggian ± 900 m/dpl yang membuat daerah ini memiliki cuaca dingin dan menyegarkan dengan perkiraan suhu 20ºC-25ºC.

Kaliurang telah berkembang sebagai tujuan wisata popular menurut penduduk setempat dan pengunjung lainnya. Titik penjualan utama Kaliurang yaitu Gunung Merapi yang megah dan daerah sekitarnya yang menawarkan berbagai keindahan alam yang pasti harus ada pada daftar Anda jika Anda berada di tempat yang menakjubkan ini.

Terkenal dengan kuliner di jalan:

Selain terkenal dengan keindahan alamnya, Kaliurang juga memiliki beberapa kuliner buah tangan yang selalu mengingatkan para pengunjung bahwa mereka memang pernah ke tempat ini.

  • Tempe bacem

Tempe adalah kelezatan yang populer di kalangan orang Indonesia yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan. Sementara itu, bacem adalah salah satu cara untuk menjelaskan bahwa salah satu hidangan tertentu telah direndam dengan gula merah. Ini adalah kelezatan light sweet yang akan menjadi sempurna untuk teman perjalanan Anda.

  • Jadah

Jadah juga kelezatan populer lainnya yang terlihat seperti mangkuk putih kecil. Bahan utamanya adalah beras ketan dan dapat ditemukan di sebagian besar warung (restoran kecil) yang tersebar di Kaliurang.

  • Tengkleng gajah

Jika Anda mencari makanan berat, tengkleng gajah adalah pilihan yang sempurna. Tengkleng adalah semacam sup tradisional Jawa yang menggunakan daging kambing sebagai bahan bersama dengan beberapa rempah-rempah lokal. Sementara itu kata gajah yang berarti gajah digunakan sebagai kiasan untuk menggambarkan tulang berukuran besar yang bisa ditemukan dalam hidangan tertentu. Akibatnya, pelanggan disediakan dengan sedotan untuk menghisap sumsum dari tulang tersebut. Makanan panas ini bisa menjadi cukup pedas bagi sebagian orang sehingga mungkin tidak menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan yang sensitif.

Lokasi:

Koordinat GPS: -7.596794,110.426213

Kaliurang terletak di ± 28 km dari pusat kota Yogyakarta, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.

Kaliurang Bagian 2

Kaliurang (Bagian 2)

Kaliurang (Bagian 2)

Wisata Alam Kaliurang

Kaliurang Bagian 1

Kaliurang, Wisata Alam KaliurangDalam bagian kedua dari artikel tentang Kaliurang ini, kita akan fokus pada bagaimana agar bisa sampai ke sana serta beberapa tempat pendidikan yang terkenal.

Bagaimana menuju ke sana:

  • Dari Bandara Adi Sucipto, naik bus Trans Jogja dan turun di halte bus Jalan Kaliurang. Dari sana, mengambil bus umum lain menuju ke Kaliurang.
  • Dari Stasiun Tugu: Ambil kobutri (mobil umum lokal) nomer 17 menuju ke UGM dan turun di Bunderan UGM. Kemudian berjalan ke persimpangan Mirota (± 50 m) dan mengambil bus umum lain menuju ke Kaliurang.
  • Dari Terminal Bus Giwangan: Naik bus Trans Jogja atau bus umum menuju ke persimpangan Mirota atau Bunderan UGM. Kemudian, mengambil bus umum menuju ke Kaliurang.

Tempat untuk berkunjung:

  • Museum Gunung Merapi

Selain menjadi tujuan pendidikan, museum ini juga merupakan pusat penelitian nasional untuk upaya mitigasi bencana alam. Di museum ini, Anda bisa mempelajari informasi tentang cara-cara untuk mengurangi bencana alam serta Gunung Merapi yang terkenal. Anda bisa menemukan display, gambar dan ruang teater yang menjelaskan tentang proses letusan gunung berapi.

Lokasi: Jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kabupaten Sleman
Jam operasional: Selasa-Minggu (9:00-03:30); tutup pada hari Senin

  • Museum Ullen Sentalu

Ketika datang ke museum, kebanyakan orang akan berpikir tentang salah satu bangunan yang terdiri dari beberapa tampilan ruangan dengan fasilitas tambahan seperti kafe dan toko suvenir. Nah, penjelasan ini benar-benar tidak cocok dengan Museum Ullen Sentalu. Meskipun masih terdiri dari unsur-unsur museum biasa, fitur khasnya telah membuatnya terpilih sebagai salah satu museum terbaik di Indonesia dengan Penasehat Perjalanan. Perbedaan ini terletak pada desain arsitekturnya yang terdiri dari beberapa bangunan dan taman. Selain itu, informasi yang diberikan juga lebih pribadi daripada formal. Dengan demikian, para pengunjung entah bagaimana dapat merasa terhubung ke tokoh-tokoh sejarah yang ditampilkan di museum. Semua pengunjung akan didampingi oleh pemandu yang akan membawa Anda dari satu bangunan ke bangunan lain sambil menjelaskan tentang tokoh-tokoh penting di balik Kerajaan Mataram yang terkenal.

Lokasi: Jalan Boyong, km. 25, Taman Wisata Kaliurang

Jam operasional: Sel-Jumat: 8:30-04:00; Sab-Ming: 8:30-05:00; ditutup pada hari Senin

Kaliurang Bagian 3

Kaliurang (Bagian 3)

Kaliurang (Bagian 3)
Pariwisata Kaliurang Kaliurang Bagian 2 Kaliurang, Pariwisata Kaliurang

Dalam bagian ketiga dari artikel tentang Kaliurang ini, akan fokus pada beberapa tujuan yang telah diakui kecantikan alamnya yang terkenal.

Tempat untuk berkunjung:

  • Tlogo Putri

Tlogo Putri pada dasarnya adalah sebuah kompleks taman alam yang besar yang dikombinasikan dengan konsep air dan wisata alam. Di dalam, Anda akan menemukan sebuah bendungan kecil yang telah berubah menjadi area kolam untuk beberapa kegiatan air seperti kano dan santai naik perahu bebek. Kolam ini dikelilingi oleh taman yang  difasilitasi dengan permainan anak-anak dan ferris wheel yang bisa memberikan Anda tampilan lengkap seluruh taman dari atas. Apa yang membuatnya berbeda dengan taman umum lainnya adalah bagaimana hal itu tertutup oleh pandangan megah Gunung Merapi. Tempat ini juga merupakan tempat yang bagus untuk bersantai karena keduanya dingin dan menyegarkan.

Jika Anda mencari lebih banyak aktivitas petualangan, Anda bisa menuju ke Bukit Plawangan Turgo yang berdekatan dengan Tlogo Putri dan terletak di kompleks yang sama untuk trekking. Di sini, Anda akan menemukan pemandangan yang menakjubkan hutan tropis yang rapi diposisikan di atas Bukit Plawangan. Dari tempat ini Anda juga bisa melihat daerah yang pernah rusak oleh awan panas dari Gunung Merapi pada tahun 1994.

  • Kalikuning

Keajaiban alam lain yang bisa dikunjungi di Kaliurang adalah Kalikuning yang terletak di kawasan lereng Gunung Merapi. Di tempat ini, Anda akan menemukan hutan pinus di daerah yang dikenal sebagai Kaliadem yang akan memberikan Anda kesegaran angin yang tak berujung. Ketika Anda melanjutkan untuk menjelajahi daerah ini, Anda akan tiba di Kalikuning yang merupakan sungai yang berasal dari sumber air Umbul Wadon. Sumber air Umbul Wadon itu sendiri diyakini sebagai lokasi di mana lava Merapi dihentikan karena ratusan ledakan besar tahun lalu.

  • Sumber Air Blue Lagoon

Jika Anda mencari tempat di mana Anda bisa menenggelamkan diri kedalam mata air yang menyegarkan setelah petualangan yang melelahkan di Kaliurang, Anda harus langsung ke Blue Lagoon. Nama asli tempat ini adalah Pemandian Setia Budi namun karena airnya biru dan jernih, banyak orang telah mengenal tempat ini sebagai Blue Lagoon. Mata air alami ini berbentuk seperti mangkuk besar yang dikenal sebagai ceruk dalam bahasa Jawa. Tempat ini dikelilingi dengan pohon-pohon yang rimbun yang membuat pengalaman mandi menjadi lebih menyegarkan.

Gua Jomblang (Bagian 1)

Gua Jomblang (Bagian 1)

Gua JomblangGua Jomblang merupakan gua yang tegak lurus (vertikal) yang terletak di daerah pegunungan batu kapur  yang terkenal dengan nama Gunung Kidul. Ada ratusan gua serupa lainnya di daerah ini tetapi Gua Jomblang yang paling menonjol di antara mereka karena keindahan bawah tanahnya. Masih banyak penjelajah gua (cavers) tertegun oleh pemandangan artistik gua tidak peduli berapa kali mereka mendaki ke sana.

Dalam menuruni gua, semua pengunjung diwajibkan untuk menguasai beberapa keterampilan dasar tali-temali, SRT (Single Rope Technique). Hal ini sangat disarankan untuk semua pengunjung harus disertai dengan cavers local profesional ketika mendaki turun dan menjelajahi gua. Tidak hanya mereka benar-benar tahu daerah dengan baik, tetapi juga mereka bisa memandu pengunjung untuk menghindari beberapa daerah berbahaya atau bahkan member tahu Anda apakah aman atau tidak untuk melakukan aktivitas tertentu sementara berada di bawah tanah.

Ada empat pintu utama ke Gua Jomblang. Setiap titik memberikan tantangan yang berbeda diukur dengan seberapa jauh caver harus turun untuk mencapai gua bawah tanah. Bagi mereka yang cavers pemula, pemandu lokal akan selalu merekomendasikan VIP masuk titik yang paling menantang. Pintu masuk VIP ini hanya akan meminta Anda untuk turun sejauh 20 m untuk mencapai bawah tanah dibandingkan dengan yang lain yang akan meminta Anda untuk turun sejauh 80m, 60m, dan 40 m masing-masing.

Lokasi:

Gua Jomblang terletak di Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul yang ± 10 km dari Wonosari (ibukota Kabupaten Gunungkidul).

Waktu terbaik untuk berkunjung:

Sekitar 10:00-01:00 ketika matahari berada pada posisi puncaknya, sinar matahari akan menerangi area bawah tanah agar dataran benar-benar baik.

Peringatan:

  • Jumlah maksimum orang yang diizinkan untuk turun gua pada saat yang sama adalah 25 orang. Keterbatasan ini dibuat untuk melindungi stablity ekosistem bawah tanah itu. Jadi, yang terbaik adalah mendaftarkan perjalanan Anda di sini untuk kantor organisasi caving atau tur lokal untuk memastikan Anda mendapatkan tempat.
  • Anda bisa menyimpan beberapa barang-barang Anda sementara di rumah kepala desa yang dikenal sebagai Kepala Dukuh Jetis Wetan saat Anda turun gua. Hanya akan meminta sumbangan sukarela sebagai

Bagaimana menuju ke sana:

Dari Bandara Adi Sucipto, ambil bus Trans Jogja dengan rute 3B yang masuk ke terminal bus Giwangan. Di terminal ini, temukan bus menuju ke Wonosari (Simpang Lima Wonosari), Kecamatan Semanu.

Gua Jomblang Part 2