Gua Jomblang (Bagian 2)

Gua Jomblang Bagian 1

Jomblang CaveArtikel kedua Gua Jomblang akan mengeksplorasi tentang kegiatan yang akan tersedia saat Anda berada di bawah tanah.

Apa yang harus dilakukan:

  • Menjelajahi hutan bawah tanah

Setelah semua proses berjuang mendaki menuruni gua, Anda akan disambut oleh pemandangan hutan kuno bawah tanah. Penelitian menunjukkan bahwa hutan telah ada bahkan sebelum gua dibentuk oleh proses geologi alami. Ini benar-benar berbeda dengan pemandangan di atas yang sebagian besar dikelilingi oleh tanaman layu dan pohon-pohon yang tersebar di seluruh daerah pegunungan kapur. Beberapa tanaman yang paling umum ditemukan adalah semak dan lumut yang menutupi dinding gua.

  • Terpukau pada keindahan gua Grubug

Setelah Anda melewati hutan kuno di bawah tanah, Anda akan berjalan melalui sebuah terowongan bawah tanah (± 300 m) yang menghubungkan Gua Jomblang ke gua bawah tanah lain yang dikenal sebagai Grubug. Pada saat Anda mencapai ujung terowongan, Anda akan terpesona oleh pemandangan yang dikenal sebagai ‘Surga Light’. Ini adalah pandangan dari sinar matahari yang masuk melalui gelap Gua Grubug dan tercermin oleh stalaktit dan stalakmit. Apa yang membuatnya sempurna adalah bagaimana sinar matahari juga berkilau karena air menetes dari langit-langit gua. Ini adalah alasan mengapa yang terbaik adalah mengunjungi tempat ini ketika matahari berada pada puncaknya sebagai ‘Surga Light’ pada keindahan maksimum selama ini.

  • Menjelajahi sungai bawah tanah

Selain hutan kuno serta ‘Surga Light’, Anda juga akan menemukan sebuah sungai bawah tanah yang menghubungkan Gua Grubug dengan beberapa gua bawah tanah lainnya yang terletak di daerah pegunungan Kidul Gunung karst yang sama. Sungai bawah tanah berasal dari Sungai Kalisuci terletak di sisi utara Gua Grubug. Para pengunjung bisa memilih untuk menjelajahi sungai dengan perahu karet ini. Pilihan lain yang tersedia yang akan jauh lebih menantang adalah tabung sungai (river tubing). Biasanya, hal itu akan dilakukan oleh kelompok, dengan pemandu lokal terkemuka di depan sambil menarik string terhubung ke semua tabung di mana pengunjung berbaring. Tidak peduli pilihan mana yang Anda pilih, Anda akan menyaksikan jenis lain dari keindahan tersembunyi ini sambil menjelajahi sungai. Sepanjang dinding gua, Anda bisa melihat stalaktit dan stalagmit membentuk ukiran alam artistik yang tak terlukiskan dengan kata-kata. Namun, kegiatan ini hanya bisa dilakukan selama musim gugur karena akan terlalu berbahaya selama musim hujan.

Artikel Lain di Yogyakarta