Kotagede (Bagian 1)

Salah satu alasan penting kenapa Yogyakarta telah menjadi termasyhur sebagai tujuan wisatawan adalah karena warisan budaya Jawa-nya yang kaya yang berhasil diwariskan secara turun temurun. Sampai saat ini, para penduduk Yogyakarta dikenal bangga akan keraton nya dan nilai-nilai tradisional Jawa. Karena hal ini, anda akan menemukan betapa banyaknya nilai-nilai kejawaan yang diterapkan dalam banyak aspek kehidupan lokal seperti makanannya, kerajinannya, bahasa dan lain-lain. Namun, terdapat sebuah tempat yang akan membuat anda dapat ‘berkunjung ke masa lalu’ untuk menyaksikan kota Jawa tua. Tempat bersejarah ini adalah Kotagede.

Kotagede dapat dikategorikan sebagai salah satu kelestarian budaya yang paling terjaga di Indonesia yang telah berhasil menarik banyak wisatawan domestik dan internasional Kotagede, Kota Gede setiap tahunnya. Sekali anda menginjakkan kaki di Kotagede, anda tidak akan kuasa menahan nuansa berserajarahnya yang kuat. Tidak hanya tata kotanya yang telah dilestarikan hingga mirip dengan keadaan aslinya semenjak jaman kuno namun juga anda akan menemukan ratusan bangunan-bangunan tua yang tercatat dari tahun 1700-an – 1930-an. Hal ini mungkin mengingat Kotagede dahulunya merupakan pusat kota kerajaan islam Jawa kuno yang dikenal dengan Mataram. Sebagai hasilnya, anda dapat melihat banyak pengaruh baik Jawa maupun islam pada gaya arsitekturnya pada bangunan-bangunan bersejarah ini. Selagi anda melewati masing-masing struktur ini melalui gang sempit yang telah ada sejak jaman Mataram anda akan menemukan banyak elemen-elemen tradisional dan bahkan cerita-cerita tentang Kotagede lama. Dan apa yang membuatnya menjadi lebih unik adalah bagaiamana bagunan ini tetap dihuni oleh penduduk lokal yang masih menjaga ciri-ciri tradisionalnya. Bahkan terdapat bangunan tua populer yang memadukan gaya arsitektur Jawa dan Eropa yang dikenal dengan Rumah Kalang.

Lokasi:

Kotagede masih merupakan bagian dari Yogyakarta namun terletak kurang lebih 5 kilometer dari pusat kota.

Koordinat GPS : -7.828262,110.39986

 

Cara sampai disana:

Dengan mobil pribadi:

  • Dari bandara Adi Sucipto, lansung menuju pertigaan Janti yang akan membawa anda ke bundaran. Sesampai disana, belok kanan saat anda menghadapi sebuah persimpangan keluarlah dari bundaran. Ikuti terus jalannya sampai anda melihat JEC (Jogja Electronic Centre) dimana anda akan melihat persimpangan lainnya. Di persimpangan ini, harap lurus menuju ke Kotagede.

Dengan bus Trans Joga:

  • Dari bandara Adi Sucipto, ambilah Trans Joga dengan rute 3A dan turun di Tegalgendu atau pemberhentian bus HS-Silver . Perjalanan akan menghabiskan waktu selama kurang lebih 30 menit.

 

Kotagede Bagian 2