Pantai Parangtritis (Bagian 2)

Pantai Parangtritis Bagian 1

Pantai Parangtritis

Pada artikel kedua ini mengenai pantai Parangtritis, kita akan melihat beberapa kegiatan yang tersedia yang bisa dipilih jika anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi pantai ini.

Hal-hal yang dapat dilakukan:

  • Berjalan-jalan sepanjang garis pantai

Sama seperti pantai-pantai populer lainnya, salah satu hal yang dapat anda lakukan pada pantai ini ialah berjalan-jalan sepanjang garis pantai sambil menikmati pasir volkanik hitam yang lembut, hembusan angin dan suara ombak. Namun, di pantai Parangtritis, anda dapat menikmati kegiatan pantai yang populer ini dengan berbagai cara.

Pilihan pertama dengan cara mengendarai kuda yang biasnya ditemani oleh seorang pelatih jika anda masih pemula. Apakah anda takut untuk mengendarai kuda secara lansung namun ingin tetap dekat dengan hewan yang elegan ini? Maka pilihan mengendarai Bendi (kereta kuda tradisional) akan sempurna untuk anda. Jika anda ingin melakukan sesuatu yang lebih menantang, mungkin mengendarai ATV akan memuaskan hasrat anda. Namun dari semua metode tersebut, berjalan-jalan di sepanjang gatis pantai Parangtritis jelas menjadi cara terbaik untuk menikmati pemandangan yang indah disana.

  • Menikmati matahari terbenam

Pengalaman menyaksikan momen matahari terbenam yang menakjubkan juga tersedia di pantai yang satu ini. Bedanya, anda mendapat peluang utuk menikmati pemandangan sambil menikmati jajanan ringan lokal seperti jagung bakar dan es kelapa segar.

  • Mengunjungi Bukit pasir

salah satu pengalaman yang dapat dilakukan di pantai Parangtritis ialah mengunjungi bukit-bukit pasir yang terdapat di area sekitar pantai. Sebagai satu-satunya bukit pasir yang ada di negara ini, fenomena alami ini unik karena bukit pasir hanya terbentuk di daerah yang beriklim panas dan kering seperti di kebanyakan daerah gurun pasir, tidak di daerah dengan dengan curah hujan dan iklim tropis sperti di Indonesia. Material bukit pasir Parangtritis didapat dari debu gunung merapi aktif di sebelahnya seperti gunung Merapi. Melalui proses alami, debu-debu ini kemudian mengalir ke sungai sungai yang berbatasan dengan pantai ini. Saat mencapai laut, debu volkanik kemudian dibawa oleh ombak ke tepi pantai dan diterbangkan oleh angin dan membentuk bukit pasir.

  • Air panas Parawedanng

Disini, anda juga dapat menemukan satu-satunya air panas pegunungan yang tidak mengandung sulpur didalamnya. Air ini dipercaya dapat mengembuhkan penyakit kulit dan alergi.

Artikel Lain di Yogyakarta